#15 – Here Comes The Day

24 July 2011…

Here comes the day… The special day of my very own best friend, Inna Oktaviani… Today, she’s gonna married the man he choose, Teguh Ponco Pamungkas, to be the man for the rest of her life… To share the day, for better for worse… Congratulations, Inna… We love you…

Also a very special day for one of my best girl, Cintin Sakina… She’s having her 24th birthday.. 24 on 24 July! I wish you all the very best, De… Allah gives you health and grant you wealth, may all the wishes come true… All the dreams become reality. Allah bless you, Amiiin… πŸ™‚

So, here’s the day… Dari kemarin udah nginep di Bella, karena harus berangkat pagi untuk ke pengajian Inna… Oh iya, kemarin juga gw dapet rangkaian bunga yang dilempar calon pengantin abis siraman… Hahahaha… Kata orang-orang sih mitosnya bakalan nyusul… Amin ya Allah *mupeng*, ya tapi ga tau juga sih, yang penting artinya baik… Trus pagi ini juga bangun dari subuh untuk siap-siap ke akad nikah. Dandan sendiri, make-up and hair-do sendiri dengan bantuan sana-sini, it was fun though! Akhirnya berangkat pake taxi karena takut Avie telat (pengalaman kemaren jemput pengajian ngaret gila, so me and Bella decided to get a cab). Tepat jam 8 acara dimulai, dari pengajian, minta izin orang tua, nasihat perkawinan, dll… It was a very emotional moment… We’ve never been like this before to a friend wedding… Akad nikahnya lancar, sampe acara adatnya juga lancar…

Best friends came to the wedding receptions… Dari mulai temen TK sampe kuliah… Gw satu sekolah sama Inna dari TK sampe SMA, so we shared same friends back then… Sampe guru TK pun datang… What a moment! Dan kenal Ponco selain (waktu itu) calon suami Inna, he’s my office mate. Jadi banyak juga temen kantor yang datang, mungkin karena Ponco juga anaknya friendly and helpful.

There was a moment that make upset and down mentally… Me and Pandu prepared today since a long time ago… Plans were arranged. We both imagined that today gonna be great, meet up with friends and my family, and hang out after that. Tapi ternyata rencana tinggal rencana… Di perjalanan menuju Bogor, mobil Franky ga sengaja nabrak mobil orang. Alhasil harus di derek balik ke Jakarta menuju bengkel terdekat. Batal lah semua rencana, not even come to the wedding.

Everybody seems veryΒ  happy that day… I saw them a very big smile on their face, and I’m glad I was part of the happiness. And Inna looks so beautiful yet stunning…

I just can’t believe that she’s married now… Taken by her husband entering a new chapter of life… However, we will always be bestfriend… Or more like a sisters… And we will always love you, Na… I wish you a happy marriage life, till death do you part…

Advertisements

#14 – For You, Inna…

It’s getting closer to the day… The marriage of my very own best friend since I was in kindergarten, Inna Oktaviani, with her first and last boyfriend yet my office mate, Teguh Ponco Pamungkas.

Well, I’ve known Inna since we were in kindergarten. We always share the same school until high school, been classmate for about 3 times as I remember. We (and 6 more girls) share everything, for better for worse. Though this is not the 1st marriage in our circle of friends, but this become our 1st experience to see and feel it (since Maryam got married in Australia and none of us was there). I don’t how to explain how does it feels right now…

Inna… Here’s some message for you from us a bestfriend yet a sisters…

  • Cintin: Dear Mak Warung, Mak Tato dan Miss Jutek… Selamat menempuh hidup baruuuuuuuu… Semoga hidup bahagia selalu kayak si Cinderella, disayang sama mertuhe, satu lagi… Hihihi… Segera kasi keponakan yang lucu buat kita-kita ini dooonk… May your marriage be blessed with love and joy. Have a happy married life… *Peluk Innaaaaaaaaaa….*
  • Bella: Inna sayaang… Masih asa-asa lo bakal nikah besok. I’m soo happy for you. Slamet menempuh hidup baruuu,, slalu bahagia and stay the way you are yaaa. Untung aja rumah lo disitu, jadi gw ga jauh2 kalo mau maen:) huhuuu pengen nangiiiisss *peluk kenceng*. Satu lagi, please be pregnant when you come to my wedding day :p :p cupss cupss Inna sayang.
With the bride-to-be…

#13 – Film Hollywood vs Pajak Negara

Pagi ini dapet info kalo Pak Ilham Bintang (Boss Bintang Group yang menggawangi Cek & Ricek dan beberapa infotainment lainnya) sedang membahas tentang cerita dibalik masuknya film Harry Potter dan Transformers kembali masuk ke Indonesia setelah sekian lama Indonesia tidak bisa menikmati film Box Office Hollywood. Gw sendiri gak follow beliau, cuma gw merasa ini adalah hal yang dipertanyakan banyak orang sehingga patut untuk dibaca dan dimengerti. Jadilah gw membuka timeline beliau, dan ternyata isinya cukup mengejutkan. Let me share you…

  1. Selamat pagi tweeps, saya akan bicara lagi soal impor film. Rabu kemarin, “HarryPotter7” & “Transformers” msk LSF untuk disensor.
  2. Itu artinya, paling lama seminggu lagi film itu akan diputar di seluruh jaringan bioskop 21 di tanah air. Setiap film didukung 100 copy.
  3. Yang ” mengimpor” film produksi aggta MPAA itu PT Omega Film, perusahaan baru yg didrikan 17/1-2011 didepan notaris Ilmiawan Dekrit SH.
  4. Omega Film didirikan oleh pemilik 21 Group lantaran dua perusahaan impor filmnya diblokir Ditjen Bea Cukai krn tak bayar kewajiban beanya.
  5. Dua perusahaan itu adalah Camila Internusa Film & PT Satrya Perkasa Esthetika Film. Jumlah bea masuk & denda yg tk dibayar Rp.250 miliar.
  6. Omega Film mau dikesankan sebagai perusahaan impor baru yg datang dari luar Group 21. Artinya, dia tak harus bayari utang bea masuk.
  7. Majalah Tempo & Kompas (Ditulis kritikus film Kristanto JB) tiga minggu llau sudah membongkar praktek busuk tersebut.
  8. Omega terbukti adalah perusahaan yg dibentuk baru oleh pemain lama atau pihak 21 Group. Bahkan, mrk sngaja mennjuk kurir jadi direksinya.
  9. Kementerian Keuangan pun segera beraksi, Omega Film pun diblokir izinnya. Tdk hanya itu, 5 perusahaan baru lain dari 21 Group jg diblokir.
  10. Omega diblokir tapi Menbudpar Jero Wacik yg bereaksi. 2 statementnya yg pertama kali dimuat detik.com mmprlihatkan dia amat berang.
  11. Statementnya yg pertama, Menbudpar tdk mau perduli thd monopoli yg penting buat dia film2 jenis HarryPorter harus masuk di Indonesia.
  12. Statement kedua, dia marah betul mengapa Kemenkeu harus tarik pajak atas royalti film impor itu. “Jangan cari pajak di film”, katanya.
  13. Kepala Badan Fiskal Kemenkeu, Bambang, balas mengejek Menbudpar sbg orang tidk punya kesadaran berbangsa. Jerok Wacik tarik ucapannya.
  14. Meskipun tarik ucapan, tapi Menbudpar tdk ubah pendiriannya utk menolong 21 Group. Tdk ada urusan dgn historisnya Omega pun jalan terus.
  15. Yang diubah, Omega cuma mengganti direktur, Syaiful Atim, yg dari mantan staf kurir 21. Ia digantikan oleh Ajay Fulwani.
  16. Pemblokiran Omega Film dulu dilakukan oleh Ditjen Bea Cukai atas dasar karena terbukti bentukan dari pemain lama, maksudnya 21 Group.
  17. Dengan penunjukan Ajay Fulwani sebagai direktur baru Omega, justru pihak 21 Group menantang, Omega memang perusahaannya.
  18. Ajay Fulwani adalah putera Fulwani– importir film tahun 70 an. Ajay tepatnya kemanakan Harris Lesmana, salah satu boss besar 21 Group.
  19. Pertanyaannya: bagaimana penyelasaian pembayaran kewajiban pd negara sebesar Rp.250 milyar yg sdh jatuh tempo sejak 12 Maret lalu?
  20. Rasanya kita pesismis uang negara itu bisa diselamatkan lagi. Meski Jero Wacik katakan urusan itu jalan terus di pengadilan pajak.
  21. Malah ada indikasi uang negara itu sudah ke laut, dikemplang entah oleh (ide) siapa. PT Camila & Satria Film sdh berganti direksi pula.
  22. PT Camila & Satria Film mulai diaudit bulan juli 2010. Akhir Desember 2010, seluruh owner yg menjadi direksinya rame mengundurkan diri.
  23. Yang ditunjuk mengganti karyawan kecil ,yg menurut orang dalam kalau dilakukan penyitaan harta, negara hanya dapat spdmotor & rumah BTN.
  24. Dari dimensi waktu pergantian, itu terjadi menjlng Ditjen Bea Cukai keluarkan surat penetapan harus membayar bea cukan & denda Rp.250 M.
  25. Bagaimanapun, paling tidak Kementrian Keuangan & Kementrian Budaya Pariwisata paling bertanggung jawab atas hilangnya uang negara tsb.
  26. Kemenkeu & Kemenbudpar pada awal kejadian ini seiring sejalan untuk menegakkan aturan. Namun, di tengah perjalanan, tiba2 mengendor.
  27. Menjelang ending Kemenkeu kelihatan berusaha kembali berkeras, sedangkan Kemenbudpar langsung memposisikan diri spt orang dalam 21 Group.
  28. Menurut orang dalam Kemenkeu, mereka dapat tekanan dari pihak2 yang mengaku orang dekat Cikeas. Kita tdk tahu persis siapa mereka itu.
  29. Sempat disebut-sebut nama Hartati Murdayah Poh, Hatta Radjasa, Dino Patti Jalal. Adapun Jero Wacik berperan sbg operatornya.
  30. Saya setuju pada usul untuk mengajukan skandal ini ke KPK. Yang terlibat, semuanya harus bertanggung jawab thd hilangnya uang negara.

Astaghfirullah… Gila kali ni negara ya… Gak bisa ngomong apa-apa lagi, untungnya saya bukan penggemar fanatik Harry Potter ataupun Transformers, masuk atau tidaknya 2 film tersebut ke Indonesia tidak berpengaruh untuk saya… πŸ™‚

Note: Silakan klik disini untuk rangkuman tentang skandal impor film selengkapnya.

#12 – Playlist

Ini adalah top 5 dari Top 25 Most Played di iTunes untuk minggu ini (karena seminggu sekali pasti di reset count untuk tau lagu apa aja yang lagi sering di dengerin) :

  1. One Last Dance – Craig David : Lagi tergila-gila dengan lagu ini karena lirik bagian reff-nya yang ngena banget. Walaupun lagu dari album The Story Goes ini udah lumayan lama keluarnya… Tapi tak apalah… Sama suka banget bagian backing vocal di reff terakhir (gw senang memperhatikan dengan detail sebuah lagu sampai bagian per instrumen dan backing vocal) dan lumayan keranjingan dengan part yang ini. Well, Craig David is one of my all time most favorite male singer. Oia, ini ngetik sambil diiringi lagu ini supaya “feel” nya dapet… Ceileeeee…
  2. Deuces (feat. Tyga & Kevin McCall) – Chris Brown : Bagian intro-nya lumayan “mengganggu” telinga. Ga sengaja suka lagu ini gara-gara shuffle playlist muncul lah lagu ini. Ternyata makin lama di denger makin enak. Musiknya unik.Β  Tapi video clip-nya gw yakin ga akan masuk di Indonesia. Hahahaha… Ngikutin Chris Brown baru dari album F.A.M.E ini sih, dan ternyata satu album isinya bagus semua… Worth to buy!
  3. No Frontiers (Unplugged) – The Corrs : I LOVE THE CORRS! The Corrs juga yang mengispirasi untuk belajar biola walaupun les-nya gak tamat (seperti biasa), dan album yang dibuat untuk MTv Unplugged ini emang keren banget! Suaranya Sharon Corr as a lead vocal di lagu ini cocok buat jadi penenang di malam hari, ditambah suaranya Caroline Corr yang ga kalah bagusnya serta permainan piano Jim Corr yang jadi satu-satunya instrumen di lagu ini. Formatnya yang unplugged juga membuat lagu ini semakin enak untuk didenger.
  4. Far From You (OST. Hari Untuk Amanda) – Music For Sale : Jatuh cinta sama band ini sejak single So Right-nya rilis. Band kakak-beradik dari Bogor ini sukses membuat saya tergila-gila dengan lagunya. Walaupun kebanyakan berbahasa Inggris, ga membuat setiap liriknya kehilangan makna. Ditambah vokal Mario di lagu ini (dan lagu berbahasa Inggris lainnya) ngga terdengar seperti orang Indonesia yang lagi nyanyi alias logatnya BULE BANGET! Dengerin lagu ini gara-gara ngasih Pandu untuk dia denger, hasilnya terngiang-ngiang terus sampe akhirnya jadi bertengger di nomor 4 Top 25 Most Played.
  5. Wings of Forgiveness – India.Arie : Dari album lama sih, Testimony Vol.1: Life & Relationship, dan ternyata semua lirik di album ini emang ngena banget. Lagu ini termasuk salah satu yang paling didengerin. Vokal India.Arie emang juara banget! Oh, well… Dia mau main di Java Jazz 2012 and I’m sure I won’t miss it for the world… Seriously…

Jadi itulah 5 lagu yang menemani saya sejak hari Senin, entah kapan akan berubah… Tapi sepertinya untuk minggu ini agak sulit ya… Karena kalau udah suka sama satu lagu pasti akan terus diulang-ulang sampe bosen… Dan ga tau kapan akan bosennya… πŸ™‚

Note: You can click on some of the song title to link to the Youtube video… Enjoy!

#11 – Thank You, People!

Hari ini judulnya hari dapet oleh-oleh… Hihihihi πŸ˜€ Alhamdulillah… Jadi ceritanya hari ini dapet 2 oleh-oleh dari orang yang berbeda… 1 dari Inna (bukan oleh-oleh sih, tapi titipan tadinya, berhubung si Inna ga mau digantiin uangnya jadi anggap aja oleh-oleh) berupa casing bb warna ungu… Dan 1 lagi jam tangan dari T’Iin, sepupuku tersayang, oleh-oleh dari Inggris waktu dia kesana sama Gugun Blues Shelter for Hard Rock Calling 2011…

Aku suka keduanya…

Walaupun cuma casing bb, tapi aku suka… Karena kriteria gw dalam mencari casing BB lumayan ribet… Harus tight and firm banget kalo dipasang di BB-nya, trus ga perlu buka casing ketika di charge (beberapa yang abal harus dibuka kalo di charge, dan ini bikin ribet plus bikin casing gampang melar), dan harus polos dalam artian ga mau yang ada motif sedikit pun, bling-bling atau apalah itu… Trus ga boleh terlalu tebel karena akan membuat handset gede banget rasanya kalo dipegang. Yang terakhir warnanya juga ga suka yang heboh, inilah yang menyebabkan kebanyakan casing gw warnanya hitam dengan berbagai jenis hitam dan merk… Casing dari Inna ini memenuhi segala kriteria di atas, ditambah harganya sangat terjangkau… Coba tebak berapa saudara-saudara? Cukup 10ribu saja… Lebih murah dari makan siang di kantor, lebih murah dari naik ojek ke kantor… Hihihi… Walaupun harganya cuma 10ribu tapi kualitasnya oke… Itulah sebabnya gw suka… πŸ™‚

Yang kedua, jam tangan dari T’Iin…

Jam tangan biasa sih, bukan yang branded juga… Sekilas mirip (mirip yaaa…) IceWatch, warnanya putih dengan ornamen bunga warna soft pink di dalemnya. Gak penting bermerk atau ngga, yang penting fungsinya. Dan kebetulan lainnya adalah minggu ini gw lupa untuk pake jam tangan (ketinggalan di Bogor) jadi mikirnya gak bakal pake jam untuk satu minggu ke depan, tapi Alhamdulillah karena Pandu mau ambil barang titipan di Temmy (ex. O Channel sekarang satu kantor sama Teh Iin) jadilah jam ini juga dititipin. Hooorreeee!! Ga ngerasa telanjang tangannya gara-gara gak pake jam seminggu… Trimakasih T’Iin untuk oleh-olehnya, walaupun nyuruh aku pulang terus… Hihihi πŸ˜€ semoga rezekimu semakin bertambah dan berkah… Amiiin…

Good things to start the week, mudah-mudahan sisa minggu ini dan kedepannya pun baik… Terima kasih Inna dan T’Iin untuk hadiah kecilnya, I really appreciate it… πŸ™‚

#10 – Happy Number 2!!!

Happy 2 out of 4!!!

Perjalanan masih panjang… Masih banyak terjal yang harus dilalui… Tapi selama kita percaya, ga ada yang ga mungkin… Semoga perjalanan ke depan selalu lancar, seperti jalan tol di Amerika… (kalo jalan tol di Indonesia bukan jalur bebas hambatan soalnya) Hehehehehe… πŸ™‚

#9 – Akhir Minggu Ini

Akhir minggu ini judulnya cuma 1: BOKEK TOTAL!!!

Total dalam artian udah gak punya budget lagi untuk main, kecuali biaya hidup minggu depan sampai gajian tanggal 25 nanti… Gak ada yang salah sama perhitungan keuangan bulanan sih, toh buktinya biaya kehidupan masih pas (baca: pas-pasan) masih ada… Yang salah apa ya? Oh, mungkin budget mingguan yang banyak terpakai untuk hal-hal tidak diduga… Ngoook! Itu namanya konsumtif, Areta… Eh, tapi ga juga deng… Orang gak beli apa-apa juga… Yang terjadi hanya subsidi silang antar rekening… Tsaaaaah… *kibasrambutdulu* πŸ˜€

Untungnya gw adalah anak yang betah di rumah… Seriously… Gw senang menghabiskan waktu di kamar seharian, doing nothing but daydreaming… Hahahaha πŸ˜€ dan ini bener-bener bisa gw lakukan setiap weekend… Atau baca, yes I do love reading… Udah aja gitu diem di kamar, cukup pasang iPod di telinga, puter playlist favorit, selonjoran di sofa kamar, buka buku. Voila! Ga kerasa pasti tiba-tiba udah Maghrib… Kalo begini kejadiannya sudah bisa dipastikan mandi cukup 1x sehari di jam 3 sore. Selain penghematan air dan mendukung program Go Green…

Stok buku minggu ini juga masih lumayan banyak… Hehehe… Masih punya Madre-nya Dee Lestari yang belum sempet dibaca, The Carrie Diaries-nya Candace Bushnell sama Thank You For The Memories-nya Cecelia Ahern… Woohoo!! Buku lama sih semuanya, tapi ya itu belum pada sempet dibaca, jadi mari kita lahap di hari Sabtu bokek yang cerah ceria ini…

See you later, alligator… πŸ™‚